Pemerintah Kabupaten Purwakarta mencatat sejumlah capaian positif dalam bidang sosial dan ketenagakerjaan selama tiga tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin dan tingkat pengangguran terbuka menunjukkan tren penurunan, sementara partisipasi angkatan kerja terus meningkat. Namun, perlambatan laju pertumbuhan ekonomi menandai adanya tantangan struktural yang perlu segera direspons.
Temuan ini dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta dalam publikasi tahunan Purwakarta Dalam Angka 2025 yang diterbitkan pada 28 Februari 2025.
Baca juga: Perempuan di Purwakarta Masih Tertinggal dalam Dunia Kerja, Ini Angkanya
Kemiskinan dan Pengangguran Terus Menurun
Data tahun 2024 menunjukkan jumlah penduduk miskin di Purwakarta tercatat sebanyak 81,44 ribu jiwa, turun tipis dibanding tahun sebelumnya (81,54 ribu jiwa) dan lebih rendah dari angka tahun 2022 yang mencapai 83,44 ribu jiwa. Persentase penduduk miskin juga mengalami penurunan dari 8,70% pada 2022 menjadi 8,41% pada 2024.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun signifikan dari 8,75% pada 2022 menjadi 7,34% pada 2024. Di sisi lain, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) meningkat dari 65,21% menjadi 66,62% dalam periode yang sama.
Ekonomi Tumbuh, Tapi Melambat
Meski mengalami pertumbuhan secara nominal, laju pertumbuhan ekonomi Purwakarta justru mengalami perlambatan. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku naik dari Rp76,47 triliun pada 2022 menjadi Rp88,25 triliun pada 2024. Namun, pertumbuhan ekonomi tahunan menunjukkan tren melambat, dari 5,24% (2022), ke 4,97% (2023), lalu turun lagi menjadi 4,64% pada 2024.
Kesehatan Membaik, Pendidikan Perlu Perhatian
Indikator sosial lainnya menunjukkan perbaikan. Angka Harapan Hidup (AHH) meningkat dari 74,40 tahun pada 2022 menjadi 74,92 tahun pada 2024. Namun, Angka Melek Huruf penduduk usia 15 tahun ke atas justru menurun dari 98,13% menjadi 97,57% dalam periode yang sama. Ini menandakan adanya tantangan dalam sistem pendidikan atau akses literasi yang perlu ditangani secara serius.
IPM Meningkat, Pertumbuhan Penduduk Melambat
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Purwakarta juga mengalami peningkatan, dari 72,89 pada 2022 menjadi 73,99 pada 2024. Jumlah penduduk sendiri bertambah dari 1,028 juta jiwa menjadi 1,050 juta jiwa, namun dengan laju pertumbuhan yang cenderung melambat dari 1,69% menjadi 1,38%.
Baca juga: Nikah Siri Pejabat di Purwakarta: Ketika Lembaga Dibungkam oleh Kepatutan Semu
Tantangan Pemerintahan Om Zein
Tren penurunan kemiskinan dan pengangguran menjadi sinyal positif bagi pembangunan sosial di Purwakarta. Namun, perlambatan ekonomi dan penurunan angka melek huruf menjadi tantangan serius yang harus dijawab dengan kebijakan berbasis data dan intervensi jangka panjang.
Pemerintah daerah yang dipimpin Bupati Om Zein diharapkan dapat memanfaatkan capaian positif sebagai fondasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sembari memperkuat sektor pendidikan dan literasi masyarakat.
Oleh : Yuslipar
Penulis adalah Wartawan pada Kantor Berita RMOL Jabar.
Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Purwakarta, Purwakarta Dalam Angka 2025, yang dirilis pada 28 Februari 2025.












