Purwakarta – Madilognews.com- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta melalui Bidang Politik, Hukum, Demokrasi, dan HAM (POLHUDEMHAM) menggelar audiensi strategis bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini dihadiri Kepala Bakesbangpol beserta seluruh Kepala Bidang, menandai keterbukaan pemerintah daerah dalam memperkuat kolaborasi dengan elemen mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas realisasi program Bakesbangpol tahun 2025 serta arah kebijakan dan program ke depan. Diskusi difokuskan pada penyelarasan program kerja Bakesbangpol dengan peran HMI dalam penguatan demokrasi, ideologi kebangsaan, dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Baca juga: Kriminalisasi Aktivis Kembali Terjadi, Kader HMI Bekasi Didakwa atas Unggahan Media Sosial
Sejumlah program strategis menjadi sorotan, di antaranya: penguatan ideologi dan wawasan kebangsaan, ketahanan ekonomi, sosial, budaya, serta agama. Audiensi juga menyinggung standar pelayanan Bakesbangpol terkait penerbitan Surat Keterangan Penelitian, Survei, Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan Praktik Kerja Lapangan (PKL), yang menjadi bagian dari fasilitasi kegiatan akademik dan sosial di masyarakat.
Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik menjadi topik lain yang dibahas. Standar pelayanan pelaporan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing, dan Lembaga Asing menjadi poin penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan daerah di tengah dinamika global.
Sementara itu, pada Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan, diskusi diarahkan pada penerbitan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas). Dalam konteks ini, Bidang POLHUDEMHAM HMI Purwakarta menegaskan komitmen untuk menyelaraskan program pendidikan politik dan demokrasi dengan mekanisme serta kebijakan Bakesbangpol.
Wakil Sekretaris Bidang POLHUDEMHAM HMI Cabang Purwakarta, Ihya Ulumudin, menekankan bahwa audiensi ini menjadi langkah strategis memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah daerah.
“Melalui audiensi ini, kami ingin memastikan program-program pendidikan politik dan demokrasi HMI sejalan dengan kebijakan Bakesbangpol, sekaligus mampu menjawab kebutuhan penguatan ideologi kebangsaan dan partisipasi masyarakat,” ujar Ihya.
Baca juga: HMI Purwakarta Sentil DPRD: Jangan Giring Polemik Pilkada
Ia menambahkan, sinergi antara HMI dan Bakesbangpol diharapkan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi berlanjut pada kolaborasi program yang berkesinambungan dan berdampak nyata bagi masyarakat Purwakarta.
Audiensi ini dipandang sebagai titik awal terbangunnya kolaborasi strategis antara HMI dan Bakesbangpol, khususnya dalam mendukung penguatan demokrasi, stabilitas politik daerah, serta peningkatan kesadaran kebangsaan di tengah masyarakat.












