Berita  

DPC PDIP Purwakarta Resmi Mulai Tahapan Konfercab 2025

IMG 20250827 WA01231

Purwakarta – Madilognews.comDewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Purwakarta resmi memulai tahapan Konferensi Cabang (Konfercab) 2025, Rabu (27/8/2025). Agenda awal berupa penjaringan calon Ketua DPC PDIP Purwakarta periode 2025–2030 serta calon Ketua DPD PDIP Jawa Barat.

Penjaringan dilakukan serentak oleh 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP di seluruh kecamatan Kabupaten Purwakarta.

Baca juga: TDF Purwakarta 2025: Rp3,3 Miliar untuk Bayar THR ASN dan PPPK

Pelaksana Tugas Ketua DPC PDIP Purwakarta, Entis Sutisna, menyampaikan bahwa tahapan konfercab dimulai dengan penjaringan nama calon ketua melalui musyawarah dari tingkat ranting, PAC, hingga DPC.

“Hari ini kami mulai jalankan tahapan Konfercab berupa penjaringan calon ketua DPD PDIP Jabar dan DPC PDIP Purwakarta. Prinsipnya demokratis, musyawarah, tanpa politik uang, dan semua demi partai,” ujar Entis kepada awak media.

Mekanisme Penjaringan

Setiap PAC diberikan kesempatan mengusulkan maksimal tiga nama calon Ketua DPC dan dua nama calon Ketua DPD. Nama-nama tersebut kemudian diplenokan untuk diajukan ke tingkat DPC.

Entis menegaskan, meskipun penjaringan dilakukan secara bottom-up sesuai Peraturan Partai (PP) Nomor 1 Tahun 2025, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP PDIP.

“DPD dan DPP punya otoritas menentukan ketua DPC maupun DPD, baik dari nama yang diusulkan maupun di luar usulan,” jelasnya.

Syarat Calon Ketua

  • Ketua DPC: minimal 5 tahun memiliki KTA PDIP
  • Ketua DPD: minimal 7 tahun memiliki KTA PDIP

Penjaringan di PAC dijadwalkan selesai hari ini, sementara penjaringan di DPC berlangsung hingga Sabtu. Proses kemudian berlanjut ke tingkat DPD pada pekan depan.

Baca juga: MBG di MAN Purwakarta Dinilai Tak Sesuai Regulasi, Minim Sayur dan Buah Jadi Mubazir

Harapan Kader untuk Kepemimpinan Baru

Terpisah, kader PDIP Purwakarta Andrie Chaerul menekankan pentingnya integritas dalam memilih calon ketua DPC.

“Kejadian kelam dengan ketua DPC sebelumnya harus jadi pelajaran. Jangan ada praktik mahar politik, itu awal kehancuran,” tegasnya.

Andrie berharap pleno di PAC menghasilkan nama-nama yang berintegritas, loyal, serta memiliki kapasitas manajerial.

“Selamat melaksanakan pleno untuk para pengurus PAC di 17 kecamatan. Saya percaya masih ada yang menjaga marwah partai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *