Madilognews.com – Komitmen Bupati Purwakarta Om Zein dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan terbuka kembali dibuktikan. Untuk pertama kalinya, Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Dana Desa 2025 dan Penyelarasan Program Infrastruktur 2026 disiarkan secara langsung melalui kanal digital resmi Pemerintah Kabupaten Purwakarta.
Langkah inovatif ini menjadi bagian dari visi Om Zein dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang partisipatif dan berbasis teknologi informasi. Rapat berlangsung pada Rabu (30/7/2025) di Aula Janaka, Setda Purwakarta, dan dihadiri para kepala desa dari Kecamatan Pasawahan, Pondoksalam, Wanayasa, dan Kiarapedes.
Baca juga: Program Imah Alus 2025: Pemkab Purwakarta Alokasikan Rp12 Miliar untuk 302 Rumah Tidak Layak Huni
Siaran langsung diselenggarakan melalui YouTube Channel Diskominfo Purwakarta (@diskominfopwk) dan akun TikTok resmi Bupati Om Zein (@omzein_bupatiaing), memberikan akses informasi real-time kepada masyarakat.
“Saya ingin rakyat bisa menyaksikan sendiri bagaimana keputusan diambil. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan politik saya sebagai Bupati,” ujar Om Zein dalam pembukaan rakor.
Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Norman Nugraha serta jajaran pejabat teknis dari OPD terkait. Rakor membahas capaian Dana Desa 2025, termasuk pembangunan jalan desa, irigasi, rutilahu, sekolah, fasilitas kesehatan, dan sarana umum lainnya. Kendala dan evaluasi juga diungkap secara terbuka, termasuk perencanaan infrastruktur untuk tahun 2026.
Menurut Om Zein, siaran langsung rapat resmi merupakan upaya konkret membangun budaya transparansi, sekaligus membuka ruang partisipasi publik.
“Kalau pemerintah bisa dilihat rakyat, maka rakyat akan lebih percaya dan bisa ikut mengawasi. Inilah semangat keterbukaan yang saya bawa sejak awal menjabat,” tegas Om Zein.
Baca juga: Hadiah Spesial Hari Jadi Purwakarta: 192 Koperasi Desa untuk Rakyat
Siaran langsung ini tidak hanya menjadi alat komunikasi satu arah, tetapi juga arsip digital yang bisa diakses kapan saja sebagai bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban.
Langkah ini memperkuat citra Om Zein sebagai pemimpin daerah yang adaptif terhadap perubahan zaman, terbuka terhadap kritik, dan berkomitmen membangun Purwakarta yang lebih akuntabel dan partisipatif.

