Purwakarta – Madilognews.com – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, menggelar rapat perdana pada Selasa, 5 Agustus 2025 sebagai langkah awal menuju kemandirian ekonomi desa.
Dalam rapat tersebut, Ketua KDMP Haris Bowo menargetkan seluruh warga sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah sekitar 4.000 orang dapat menjadi anggota koperasi.
“Harapan saya, semua elemen masyarakat bisa bergabung. Tidak ada batasan, koperasi ini untuk kita semua,” ujar Haris Bowo, yang memiliki nama asli RD Mulhadi Praja, dalam sambutannya.
Visi dan Misi KDMP Desa Lebak Anyar
KDMP Desa Lebak Anyar memiliki visi “Menjadi solusi ekonomi masyarakat yang terpercaya untuk mewujudkan Desa Lebak Anyar yang maju dan istimewa.”
Misi yang diusung meliputi:
1. Menyediakan layanan keuangan yang adil, amanah, dan profesional.
2. Menjadi mitra strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.
3. Membangun budaya gotong royong dalam kehidupan ekonomi desa.
4. Mendorong pengembangan UMKM melalui edukasi dan pendampingan profesional.
5. Menjadi pusat ekonomi dan kolaborasi antarwarga demi kesejahteraan bersam
6. Memberi ruang kesetaraan ekonomi dan sosial bagi seluruh anggota.
Baca juga: Buka Data: Postur Resmi APBD Perubahan 2025 Purwakarta
Mandiri Tanpa Ketergantungan
Haris Bowo juga menanggapi polemik terkait modal awal koperasi dan isu kerja sama dengan bank Himbara yang ramai di media sosial. Ia menegaskan, KDMP tidak akan bergantung pada pihak manapun selama anggota sepakat untuk bergerak mandiri.
“Selama itu tidak dilarang, kenapa harus menunggu? Sampai kapan kita menunggu dan kapan akan dilaksanakan?” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat, KDMP Desa Lebak Anyar diharapkan menjadi motor penggerak roda ekonomi desa, memperkuat UMKM, dan menciptakan kesejahteraan merata bagi seluruh warga.













Respon (1)