Madilognews.com – Dalam rangka penguatan fungsi pengawasan dan komunikasi antar-lembaga, Komisi 3 DPRD Kabupaten Purwakarta melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) pada Rabu (09/04/2025). Fokus utama pertemuan adalah pembahasan anggaran DPUTR Purwakarta tahun 2025 yang mencapai Rp217 miliar, serta penajaman terhadap delapan program prioritas infrastruktur daerah.
Bupati Purwakarta Langsung Perbaiki Rumah Warga Negeri Kaler yang Viral
Anggaran DPUTR 2025 Naik 29,94 Persen
Kepala DPUTR Purwakarta, Ryan Oktavia, menjelaskan bahwa total anggaran tahun 2025 mengalami peningkatan sebesar 29,94 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp167 miliar. Kenaikan anggaran ini mencerminkan peningkatan komitmen pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur yang merata dan berkelanjutan.
“Anggaran sebesar Rp217 miliar akan difokuskan pada delapan program prioritas, termasuk belanja pegawai, honorarium PTT/THL, hingga kegiatan yang bersumber dari aspirasi masyarakat,” jelas Ryan di hadapan para anggota dewan.
Baca juga: Perbedaan Gaya Kepemimpinan di Purwakarta: Bupati Fokus Kerja, Wakil Sibuk Citra dan Manuver Politik
Delapan Program Prioritas DPUTR Purwakarta Tahun 2025
1. Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
2. Program Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA)
3. Program Drainase Perkotaan dan Perdesaan
4. Program Penataan Bangunan Gedung
5. Program Penataan Bangunan dan Lingkungan
6. Program Penyelenggaraan Jalan
7. Program Pengembangan Jasa Konstruksi
8. Program Penataan Ruang dan Tata Wilayah
Delapan program tersebut diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Purwakarta, terutama dalam peningkatan kualitas infrastruktur jalan, pengendalian banjir, serta penataan kawasan pemukiman dan ruang publik.
Komisi 3 DPRD Dorong Kualitas Pekerjaan dan Pengawasan Ketat
Anggota Komisi 3 DPRD Purwakarta, Alaikassalam, mengingatkan pentingnya aspek kualitas dalam pelaksanaan proyek infrastruktur. Menurutnya, peningkatan anggaran harus dibarengi dengan pengawasan ketat agar hasil pekerjaan dapat bertahan lama dan tepat sasaran.
“Kami tidak ingin ada pekerjaan yang asal jadi. Kualitas harus jadi perhatian utama. Jangan sampai jalan baru dibangun tahun ini, rusak tahun depan. Rekanan juga harus diseleksi dengan ketat,” tegasnya.
Selain membahas teknis anggaran dan program, anggota dewan juga menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Permintaan itu meliputi perbaikan jalan lingkungan, pembangunan drainase, penerangan jalan umum, hingga penanganan persoalan sosial di tingkat lokal.
Baca juga: Festival Dulag 2025: Merawat Tradisi, Menggaungkan Keberkahan di Purwakarta
DPUTR Siap Tampung Aspirasi Warga
Menanggapi berbagai masukan dari Komisi 3, Ryan Oktavia menegaskan bahwa pihaknya siap menampung setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat baik secara langsung maupun melalui anggota legislatif
“Kami terbuka terhadap semua masukan dan saran dari masyarakat. Kami juga sangat memperhatikan betul rekanan dan kualitas infrastruktur. Saya yakin bupati juga sangat peduli dan menekankan pentingnya kualitas. Kita bersinergi juga dengan semua pihak” ujarnya.
Sinergi Eksekutif-Legislatif Untuk Pembangunan Purwakarta
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan dan mengawal arah pembangunan daerah. Diharapkan, melalui komunikasi yang terbuka dan berbasis data, program infrastruktur Purwakarta tahun 2025 benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. (Red)












