Madilognews.com – Pasir Munjul berduka akibat bencana pergeseran tanah yang melanda Kampung Cigintung, RT 008/RW 004, Desa Pasir Munjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Sedikitnya 45 rumah warga mengalami kerusakan parah, sebagian besar sudah tidak layak huni.
Tanah bergerak yang terjadi dalam beberapa hari terakhir merusak struktur bangunan rumah, mulai dari atap hingga pondasi. Beberapa rumah bahkan retak hebat dan nyaris roboh. Akses jalan di sekitar lokasi pun mulai terganggu akibat retakan dan amblesan tanah.
Baca juga: Wakil Bupati Purwakarta Buka Suara Soal PIP, Aktivis Desak Disdik Bertanggung Jawab
Dampak Pergeseran Tanah di Pasir Munjul
Menurut Dede Sunarya, salah satu warga terdampak, fenomena pergeseran tanah di Pasir Munjul bukan hal baru. Namun skala kerusakan kali ini jauh lebih mengkhawatirkan dibanding sebelumnya.
“Tanah di sekitar sini memang sering bergerak, tapi sekarang kerusakannya parah sekali. Ada rumah yang retak-retak bahkan ambruk,” ungkap Dede kepada awak media.
Sebagian warga kini terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga yang lebih aman. Mereka khawatir akan terjadinya longsor susulan atau pergerakan tanah yang lebih besar.
Warga Minta Bantuan dan Relokasi
Meskipun sudah ada bantuan logistik awal dari pemerintah daerah Purwakarta, warga berharap ada percepatan evakuasi dan kejelasan relokasi bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Ini bukan hanya soal rumah rusak, tapi soal keselamatan kami sekeluarga,” lanjut Dede.
Saat ini, warga secara mandiri berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dan memperkuat rumah yang masih bisa dipertahankan.
Baca juga: Limbah PT LJP Jebol, Komisi III DPRD Purwakarta Tinjau Langsung dan Soroti Minimnya Koordinasi
Pemerintah Diminta Bertindak Cepat
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai langkah jangka panjang dari BPBD Purwakarta atau pemerintah desa setempat. Warga berharap segera ada pendataan, penyediaan tempat pengungsian layak, serta bantuan perbaikan rumah dan infrastruktur.
Bencana ini menjadi pengingat bahwa kawasan Pasir Munjul rentan terhadap bencana geologi seperti tanah bergerak. Diperlukan mitigasi dan penanganan struktural agar kejadian serupa tidak terus berulang.












