Purwakarta – Madilognews.com – Warga mengeluhkan adanya tumpukan sampah yang diduga berasal dari aktivitas dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Cipaisan di sekitar Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta, tepatnya di dekat salah satu gerai Alfamart, Kabupaten Purwakarta. Sampah tersebut terlihat ditumpuk di pinggir jalan dan trotoar, sehingga mengganggu kenyamanan serta kebersihan lingkungan.
Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kantong plastik hitam berisi sisa bahan makanan, kemasan telur, serta limbah dapur lainnya diletakkan di area fasilitas umum. Tumpukan sampah itu tampak tidak dikelola dengan baik dan dibiarkan dalam waktu tertentu, menimbulkan bau tidak sedap serta berpotensi mengundang hama.
Baca juga: DPRD Purwakarta Soroti Kondisi TPA Cikolotok, Alat Berat Rusak Jadi Kendala
Seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, tumpukan sampah tersebut kerap muncul dalam beberapa hari terakhir.
“Lokasinya persis di dekat Alfamart. Isinya banyak sisa dapur dan kemasan bahan makanan. Warga menduga ini berasal dari dapur SPPG Cipaisan,” ujarnya.
Warga menilai, jika benar berasal dari aktivitas dapur SPPG, maka pengelolaan limbah seharusnya dilakukan secara lebih tertib dan sesuai ketentuan. Apalagi, SPPG berkaitan dengan program pelayanan publik yang semestinya menjunjung standar kebersihan dan tanggung jawab lingkungan.
Baca juga: Usai Keluhkan Menu MBG Tak Layak, Warga Salem Didatangi SPPG dan Aparat
“Programnya untuk kepentingan masyarakat, tapi jangan sampai dampaknya justru mengotori lingkungan. Sampah dapur harusnya langsung diangkut atau dikelola, bukan ditumpuk di pinggir jalan umum,” kata warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola dapur SPPG Cipaisan maupun dari dinas terkait mengenai asal-usul tumpukan sampah tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan sumber sampah sekaligus menertibkan pengelolaan limbah di kawasan tersebut.












