Purwakarta – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Citalang 02 Purwakarta terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan keamanan makanan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komitmen tersebut kembali ditegaskan setelah pihak SPPG menerima laporan mengenai adanya temuan pada salah satu ompreng makanan yang beredar di kalangan penerima manfaat.
Baca juga: Sidang Paripurna Hari Jadi Purwakarta: Teguhkan Komitmen Ajeg Budaya dan Kemajuan Daerah
Kepala SPPG Citalang 02, Mochamad Abdul Azis Al Said, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap proses penyediaan makanan.
“Untuk temuan ulat selada itu hanya ditemukan di satu ompreng,” ujar Azis.
Menurut Azis, bahan makanan yang digunakan dalam menu MBG, termasuk selada, telah melalui proses pencucian sebanyak dua kali sebelum disajikan. Proses tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan bahan makanan yang akan diberikan kepada penerima manfaat.
Meski demikian, pihak SPPG tidak menutup kemungkinan adanya bagian yang luput dalam proses pemeriksaan.
“Seladanya sudah melalui proses pencucian dua kali. Namun, kami tetap melakukan evaluasi karena bisa saja ada bagian yang luput dalam proses pemeriksaan,” jelasnya.
Azis menegaskan, setiap laporan mengenai kualitas makanan tetap menjadi perhatian SPPG dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan ketelitian dalam setiap tahapan penyediaan makanan.
Pengecekan dilakukan terhadap rangkaian proses, mulai dari pemeriksaan bahan baku, pencucian, pengolahan, pengemasan hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.
“Kami tetap melakukan evaluasi dan pengecekan terhadap proses yang ada. Ini menjadi perhatian kami agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” katanya.
Ia juga memahami kekhawatiran para orang tua siswa. Menurutnya, kualitas dan keamanan makanan merupakan aspek penting dalam pelaksanaan program MBG, terlebih makanan tersebut diberikan kepada anak-anak.
“Kami tentu memahami kekhawatiran orang tua. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat,” ujar Azis.
Bagi SPPG Citalang 02, masukan dari masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan. Setiap laporan menjadi bahan untuk melakukan evaluasi dan memperkuat pengawasan agar proses penyediaan makanan dapat berjalan semakin baik.
Dengan prosedur pencucian bahan yang telah diterapkan serta penguatan pemeriksaan di setiap tahapan, SPPG Citalang 02 terus berupaya memastikan kualitas makanan tetap terjaga.
Baca juga: Tenggat SLHS Dapur MBG Berakhir Hari Ini, Sejumlah SPPG Disebut Belum Lengkapi Dokumen
Pihak SPPG berharap langkah evaluasi dan penguatan pengawasan tersebut dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
SPPG Citalang 02 menegaskan bahwa komitmen terhadap kualitas dan keamanan makanan merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik bagi para penerima manfaat program MBG.












