Purwakarta – Madilognews.com – Ketidaksinkronan data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disebut membuat Kejaksaan Negeri Purwakarta mengalami kesulitan dalam proses penyelidikan mendapat sorotan dari Ketua DPC XTC Indonesia Purwakarta, Hengky Suan, S.H.
Menurut Suan, persoalan tersebut tidak boleh berhenti pada alasan administratif. Ia menilai harus ada pihak yang bertanggung jawab atas validitas data SPPG di lapangan.
Baca juga: XTC: Jangan Biarkan Isu Lagu Menggeser Dugaan Keterlibatan Aktor Lokal Korupsi di MBG
“Kalau memang data SPPG tidak sinkron, Korwil harus bertanggung jawab. Dalam struktur pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, Korwil memiliki fungsi koordinasi, pemantauan, supervisi, dan menerima laporan dari Korcam. Artinya, Korwil semestinya mengetahui secara pasti berapa jumlah SPPG yang beroperasi di wilayahnya,” ujar Suan.
Ia menegaskan, perbedaan data antarinstansi dapat menghambat pengawasan dan proses penegakan hukum. Karena itu, menurutnya, perlu ada penjelasan terbuka mengenai penyebab ketidaksinkronan data tersebut.
“Jangan sampai program yang menggunakan anggaran negara justru memiliki data yang berbeda-beda. Siapa yang bertanggung jawab atas validasi data harus jelas agar tidak menimbulkan kebingungan, baik bagi masyarakat maupun aparat penegak hukum,” katanya.
Suan juga meminta dilakukan evaluasi terhadap mekanisme pelaporan berjenjang apabila ditemukan adanya kelemahan dalam koordinasi antara Korcam, Korwil, dan tingkat regional.
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Purwakarta mengungkapkan mengalami kendala karena data jumlah SPPG di Kabupaten Purwakarta tidak sinkron, sehingga penyidik harus terus melakukan penyesuaian dalam proses pendalaman perkara.
Menurut petunjuk teknis Badan Gizi Nasional, Koordinator Wilayah (Korwil) memiliki fungsi melakukan koordinasi, pemantauan, supervisi, serta menerima laporan dari Koordinator Kecamatan sebelum diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan fungsi tersebut, validitas data operasional SPPG menjadi bagian penting dari mekanisme pengawasan program.












