Site icon Madilognews.com

Audiensi ke Komisi III, Pengembang Dorong Penyelesaian Terpadu Luapan Air di Salah Satu Blok Bumi Villa Jatiluhur

IMG 20251218 WA0049

PurwakartaMadilognews.com- Menyikapi persoalan luapan air yang sempat viral di media sosial di salah satu blok Perumahan Bumi Villa Jatiluhur, Direktur PT Bumi Cibarusah Indah, Agus Prayogo, bersama Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (DPP ASPRUMNAS), melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta, Kamis (18/12/2025).

Audiensi tersebut merupakan bentuk pendampingan dan klarifikasi dari DPP ASPRUMNAS atas informasi yang beredar di media sosial, sekaligus wujud itikad baik serta langkah proaktif pihak pengembang untuk mencari penyelesaian menyeluruh atas persoalan luapan air yang terjadi. Pertemuan ini juga bertujuan meluruskan konteks permasalahan agar dapat ditangani secara tepat dan berkelanjutan.

Baca juga: Kawal MBG Soroti Pembagian Paket MBG Mirip Snack Ulang Tahun di Purwakarta

Dalam pertemuan tersebut, Agus Prayogo menegaskan bahwa pihak pengembang tidak menunggu persoalan menjadi viral untuk bertindak. Ia menyampaikan, sebelum video tersebut beredar luas, pengembang telah merespons aduan warga dan melakukan perbaikan drainase sebanyak tiga kali sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan perumahan.

“Perbaikan drainase sudah kami lakukan beberapa kali. Namun dari hasil evaluasi, persoalan ini tidak semata-mata berasal dari kawasan kami. Terdapat aliran air dari hulu yang bermasalah, termasuk kerusakan saluran air milik PJT II. Selain itu, di atas kawasan Bumi Villa Jatiluhur juga terdapat pembangunan perumahan oleh PT Tiga Pilar yang memicu longsoran serta peningkatan debit air saat hujan,” ujar Agus Prayogo.

Menurut Agus, kondisi tersebut menyebabkan Bumi Villa Jatiluhur yang berada di posisi paling bawah aliran menjadi titik akhir limpasan air. Akibatnya, saat curah hujan tinggi, terjadi luapan air yang tidak tertampung secara optimal. Oleh karena itu, ia menilai penanganan harus dilakukan secara lintas kawasan dan lintas kewenangan, bukan secara parsial.

Hal senada disampaikan M. Syawali Pratna, SE., MM., selaku perwakilan DPP ASPRUMNAS. Ia menegaskan bahwa audiensi ini tidak hanya bertujuan melakukan klarifikasi, tetapi juga mendorong lahirnya solusi yang komprehensif dan berkeadilan bagi semua pihak.

“Kami berharap persoalan ini tidak dilihat secara sepihak. ASPRUMNAS hadir untuk mendampingi agar ada penyelesaian yang menyeluruh, melibatkan seluruh pihak terkait, sehingga pengembang, pemerintah, dan masyarakat mendapatkan solusi yang objektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta, Asep Abdullah, menyatakan pihaknya siap memfasilitasi penyelesaian persoalan luapan air tersebut. Ia menegaskan Komisi III akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar penanganan dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Kami di Komisi III siap membantu dengan mengoordinasikan OPD terkait, PT Tiga Pilar, PJT II, serta pihak-pihak lain yang berkaitan. Tujuannya agar penanganannya komprehensif dan tidak saling menyalahkan,” kata Asep Abdullah.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta lainnya, Alaikassalam, menekankan pentingnya percepatan tindak lanjut hasil audiensi demi kepentingan warga.

Baca juga: DPRD Komisi 3 Panggil Puluhan Dapur MBG, Kadis DLH Siap Tutup SPPG yang Membandel

“Masalah ini harus segera diselesaikan. Semua pihak sudah duduk bersama, sekarang tinggal bagaimana komitmen tersebut diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan,” ujarnya.

Audiensi kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal penanganan luapan air di Perumahan Bumi Villa Jatiluhur secara lebih terintegrasi, sekaligus menunjukkan komitmen pengembang dan DPRD dalam melindungi warga serta menciptakan lingkungan hunian yang aman dan berkelanjutan.

Exit mobile version