Site icon Madilognews.com

HPN 2026, LAPMI Purwakarta Ingatkan Mahasiswa: Pers Bukan Pelengkap, Tapi Kekuatan Intelektual

Salinan dari Ilustrasi Madilognews

Bertepatan dengan momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026, semangat independensi dan integritas kembali disuarakan dari kalangan akademisi. Direktur Utama Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Cabang Purwakarta, Aldi Robiansyah, menyampaikan pesan reflektif bagi seluruh insan pers, khususnya para penggiat pers mahasiswa di wilayah Purwakarta.

Dalam refleksinya pada hari bersejarah tersebut, Aldi menegaskan bahwa pers bukan sekadar aktivitas mencari dan menyampaikan berita. Lebih dari itu, pers merupakan komitmen moral dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kebenaran.

Baca juga: Bertani Sebagai Manifesto Perlawanan

Konsistensi Menjaga Nilai Insan Pers

Di tengah derasnya arus informasi digital yang kian tak terbendung, Aldi mengingatkan pentingnya menjaga marwah jurnalistik. Menurutnya, kejujuran, objektivitas, serta keberpihakan pada keadilan adalah prinsip mendasar yang harus terus dipegang oleh setiap insan pers.

“Pers harus tetap konsisten menjaga nilai-nilai dasar jurnalistik. Kita tidak boleh terseret arus pragmatisme. Integritas adalah jati diri kita, dan keberanian menyuarakan kebenaran adalah napas perjuangan kita,” ujarnya.

Pers sebagai Laboratorium Intelektual Mahasiswa

Lebih lanjut, Aldi menyoroti peran strategis pers mahasiswa dalam dunia akademik. Ia menilai pers mahasiswa bukan sekadar wadah organisasi atau aktivitas tambahan, melainkan ruang penggodokan daya kritis dan nalar intelektual mahasiswa.

Beberapa peran penting pers mahasiswa, menurutnya, antara lain:

“Bidang pers sangat penting bagi mahasiswa. Di sinilah kita belajar peka terhadap realitas sosial, mengolah kata menjadi makna, serta bertindak berdasarkan data, bukan sekadar opini,” tambahnya.

Baca juga: Siapa Sebenarnya yang Berkuasa? Ketika Kontrol Informasi Menentukan Arah Kekuasaan

Harapan untuk Masa Depan Pers Mahasiswa

Menutup refleksi Hari Pers Nasional 2026, Aldi berharap pers mahasiswa di Purwakarta terus berkembang menjadi institusi yang independen dan profesional, sekaligus mampu mencetak kader jurnalis yang kompeten dan berintegritas.

Ia juga berharap momentum HPN tahun ini dapat menjadi titik balik bagi mahasiswa untuk kembali mencintai dunia literasi serta menjadikan pena sebagai alat perjuangan intelektual demi perubahan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

Exit mobile version