Peringati Sumpah Pemuda, PMII Purwakarta Tegaskan Perlawanan terhadap Intoleransi di GKPS Bungursari

IMG 20261031 WA00061

Purwakarta – Madilognews.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Purwakarta memimpin Aksi Peringatan Sumpah Pemuda bertajuk “Satu Nusa, Satu Bangsa, Lawan Intoleransi!” di halaman Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Cikopo, Jalan Raya Cikopo–Bungursari, Jumat (30/10/2026).

Pemilihan GKPS Bungursari sebagai pusat kegiatan berkaitan langsung dengan peristiwa penolakan pembangunan gereja yang dipicu oleh isu dugaan administrasi perizinan yang belum rampung. Melalui aksi ini, PMII Purwakarta mengambil langkah nyata untuk mendinginkan suasana sekaligus menegaskan kembali hak konstitusional seluruh warga negara dalam menjalankan ibadah.

Baca juga: Air Sumur Rumah Berisiko Tercemar, Beban Limbah Domestik Purwakarta Capai 9,48 Juta Kg per Tahun

Kegiatan diawali dengan panggung orasi kebangsaan secara bergantian. Kader PMII Purwakarta dalam orasinya menyerukan agar persoalan kelengkapan dokumen perizinan diselesaikan secara proporsional sesuai mekanisme hukum, tanpa dibarengi aksi intimidasi atau penghakiman sepihak yang mencederai nilai-nilai Pancasila.

Dukungan serupa mengalir dari perwakilan tokoh lintas iman yang hadir di lokasi. Para tokoh agama menegaskan pentingnya menjaga tali persaudaraan antarpemeluk kepercayaan di Kabupaten Purwakarta agar tidak mudah terprovokasi oleh Isu-isu sensitif. Sementara itu, perwakilan jemaat dan pengurus GKPS Purwakarta menyampaikan apresiasi atas keberanian serta solidaritas mahasiswa yang hadir memberi penguatan moral di tengah proses verifikasi administrasi yang sedang mereka tempuh.

Memasuki acara inti, seluruh peserta aksi mengumandangkan Teks Sumpah Pemuda secara berbarengan. Suasana khidmat berlanjut saat Ketua PC PMII Kabupaten Purwakarta, Aldi Wiguna, tampil membacakan naskah Deklarasi Bersama Menjaga Toleransi dan Perdamaian yang diikuti oleh seluruh elemen masyarakat yang hadir.

Dalam keterangannya usai pembacaan deklarasi, Ketua PC PMII Purwakarta, Aldi Wiguna, menegaskan bahwa mahasiswa dan pemuda bertanggung jawab penuh mengawal kemerdekaan beragama di tanah air.

“Hari ini, bertepatan dengan momentum Sumpah Pemuda, PC PMII Purwakarta berdiri tegak di GKPS Bungursari bersama elemen lintas agama untuk mempertegas sikap. Purwakarta harus tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan inklusif bagi seluruh umat beragama,” tegas Aldi Wiguna di lokasi aksi, Jumat (30/10/2026).

Baca juga: Jalan Purwakarta Cepat Rusak, Kualitas Pengerjaan dan Kebijakan Preservasi Jadi Sorotan

Aldi juga mendesak Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan instansi terkait untuk memfasilitasi penyelesaian izin pendirian rumah ibadah secara adil, transparan, serta bebas dari tekanan kelompok manapun. Menurutnya, kepastian hukum dan perlindungan negara merupakan kunci utama dalam meredam potensi konflik sosial di masyarakat.

Aksi damai ini ditutup dengan doa bersama antarumat beragama untuk keselamatan dan perdamaian di Kabupaten Purwakarta. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib hingga selesai.

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *